Madrasah Tsanawiyah Al-Tsaqafah

  • Sejarah Pendirian

Pada bulan Agustus 2013, Yayasan Said Aqil Siroj (SAS) secara resmi mendirikan Pondok Pesantren Luhur (PPL) Al-Tsaqafah yang bergerak di bidang pendidikan. Tujuan utama dari kehadiran PPL Al-Tsaqafah adalah membangun generasi bangsa yang terdidik, bermoral, dan berbudaya, yang berlandaskan nilai-nilai tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), i’tidal (lurus), dan tasamuh (toleran).

Untuk menunjang keberhasilan tujuan tersebut di atas, di tahun yang sama Yayasan SAS juga membuka pendidikan formal Madrasah Aliyah (MA) Al-Tsaqafah. Hal ini merupakan usaha memperpadukan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan sekaligus sebagai wujud dari intergarasi pendidikan formal dan non-formal, sehingga diharapkan ilmu keislaman dapat bersinergi dengan semangat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam perjalannnya, kedua lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan SAS ini mampu bersaing dengan yang lainnya, baik dalam bidang akademik maupun non akademik. Hal ini ditunjukkan dengan diraihnya prestasi kelembagaan “Terkareditasi A”  oleh Madrasah Aliyah (MA) Al-Tsaqafah pada September 2016, serta prestasi peserta didik dalam berbagai ajang perlombaan, baik yang diadakan oleh pondok pesantren, sekolah, dan lembaga lainnya.

Keberhasilan-keberhasilan yang diraih PPL Al-Tsaqafah dan MA Al-Tsaqafah mendapat respon positif dari masyarakat. Mereka mempercayakan putra-putrinya untuk menuntut ilmu pengetahuan di lembaga ini. Dari tahun ke tahun, jumlah santri dan pelajar terus meningkat. Seiring dengan itu, banyak pula dari mereka yang mengharapkan agar Yayasan SAS menyelenggarakan pendidikan setingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Harapan masyarakat ini ditindak lanjuti dengan didirikannya Madrasah Tsanawiyah Al-Tsaqafah pada tahun ajaran 2016-2017. Sekolah ini, selain sebagai realisasi dari aspirasi masyarakat, juga sebagai pondasi yang menunjang pendidikan dan pengajaran di PPL Al-Tsaqafah. Selama ini, target kurikulum PPL Al-Tsaqafah kurang tercapai karena masa pendidikannya mengikuti kurikulum MA Al-Tsaqafah selama tiga tahun saja. Kehadiran MTs Al-Tsaqafah sangat membantu keberlangsungan kurikulum PPL
Al-Tsaqafah yang memuat beragam ilmu keislaman, sehingga sasaran yang telah dirancang dapat tercapai secara utuh dan maksimal.

Dengan terjalinnya sinergitas tersebut, diharapkan lembaga-lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan SAS mampu menjadi manaratul ‘ilmi wal ma’rifah (mercusuar ilmu pengetahuan) dan markazul buhuts (pusat kajian). Selain itu juga mampu melahirkan insan-insan berkualitas dalam keimanan, akhlak, ilmu pengetahan, dan keterampilan, sehingga dapat memberikan sumbangsih positif bagi peradaban Islam, bangsa Indonesia, dan juga dunia.

 

  • Visi

Mengantarkan peserta didik menjadi manusia yang beriman, berilmu pengetahuan, berbudi pekerti luhur, memiliki semangat kreatif dan progresif

 

  • Misi
  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran keislaman dan kebangsaan yang berbasis pada nilai-nilai tawassuth, tawazun, i’tidal dan tasamuh
  2. Membudayakan etos profesionalitas dan integritas dalam manajemen kelembagaan, pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik
  3. Menyediakan sarana dan prasarana yang memadai serta menunjang dalam proses pendidikan dan pengajaran secara maksimal
  4. Menumbuhkembangkan potensi, minat dan bakat peserta didik

 

  • Tujuan
  1. Terwujudnya lembaga pendidikan yang profesionalitas dan berkualitas
  2. Melahirkan peserta didik berkualitas yang menjunjung tinggi tradisi dan budaya kebangsaan
  3. Melahirkan peserta didik yang berprestasi dalam bidang akademik dan non akdemik
  4. Melahirkan peserta didik yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap sesama lingkungan