Di Bawah
Langit Jakarta

Di bawah langit Jakarta
Hidup sepasang tua renta
Dalam kepasrahan hidup
Yang kian meredup
Di bawah merah jingga langit Jakarta
Telah tersampaikan pengharapan pada mulut keriputnya
Agar malam menyapanya dengan ramah tamah
Tanpa bertamu basah
Di bawah langit Jakarta
Telah menjadi suguhan nyata
Kardus-kardus disulap tikar
Teras ruko menjadi persinggahan malam
Di bawah langit Jakarta
Diantara rinai hujan
Harapan tinggal sebuah selimut kusam
Yang ia peluk erat
Dalam dingin yang menjerat
Di bawah langit Jakarta
Diantara temaram lampu jalan
Mata mereka nanar memandang
Tempat mereka tidur basah oleh hujan
Tiada tempat merebahkan badan
Malam mereka habis dalam penantian
Di bawah langit Jakarta
Banyak yang bernasib sama
Hidup dalam kegamangan
Berbalut kemiskinan
Bersandar kepasrahan
Di bawah langit Jakarta
Di balik gedung-gedung angkuh
Terdapat mereka, para dhuafa
Yang seharusnya direngkuh
Sabit Kecil
Jakarta, September 2015