Santri Kelas Akhir Al-Tsaqafah Ikuti UAMBN BK

Madrasah Aliyah Al-Tsaqafah yang terletak di Jl. Moh Kahfi 1, Kel. Cipedak, pada hari Senin (9/3) telah memulai pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN BK) dengan jumlah peserta sebanyak 43 santri, yang terbagi dalam dua peminatan; IPS dan IPA.

Pelaksanaan UAMBN BK diawali dengan pengarahan dari Kepala Madrasah Aliyah Al-Tsaqafah, KH Idris Sholeh, Lc. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menekankan agar semua peserta UAMBN BK bisa fokus dalam menjawab pertanyaan dan menjaga integritas serta akhlak ketika ujian berlangsung.

“Dalam menghadapi UAMBN BK ini, fokus dan cermat memang sangat diperlukan. Selain itu, kita juga harus tetap menjaga akhlak ketika ujian sedang berlangsung,” ujarnya.

“Madrasah kita, sejak awal terkenal dengan tertib dan santun siswa-siswinya. Tak ada kegaduhan saat ujian, apalagi mencontek. Ini harus tetap kita jaga demi integritas pribadi serta nama baik madrasah dan pesantren,” paparnya.

Dalam penutupnya, Kepala Sekolah menambahkan bahwa UAMBN BK ini tidak boleh dianggap remeh.

“Kalian tidak boleh meremehkan UAMBN BK ini. Kalian harus lebih baik dari angkatan sebelumnya yang pernah mendapatkan nilai UAMBN tertinggi di antara seluruh madrasah swasta se-DKI Jakarta,” imbuhnya.

Dalam pelaksananya, Madrasah Aliyah Al-Tsaqafah hanya melaksanakan UAMBN BK dalam satu sesi dengan dua ruangan, seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia UAMBN BK, Ahmad Faizin B.Sc.

“MA Al-Tsaqafah, untuk UAMBN BK saat ini hanya mengadakan satu sesi, karena alhamdulillah ruangan dan unit komputer sudah memadai. Satu ruangan untuk peminatas IPS dan satu untuk peminatan IPA. Ujian ini akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan,” jelasnya.