Terlunta-lunta meminta hadiah
Menari di ombak yang indah
Menderu pasir yang berbisik sudah
Menghalu dari rasa yang telah rusuh
Tertahan rindu tebal pada sang kasih
Sekali lagi alunan ayat suci menggetarkan kalbu
Menguak rasa hati harus mengarungi dongeng itu
Perhelatan yang begitu banyak hampir berlalu
Kulanjutkan demi yang terkasih pejuang ilmu
Barometer santri adalah mengaji dengan laju
Dalam sel tahanan suci ini menjamu kualitas
Sering menengadahkan tangannya ke atas
Mengadukan kisah pilu karena rindu keras
Hingga urusan belajarpun terlewat malas
Gundah gulana seakan pikirpun tak terbatas
Mengasah keinginan demi masa depan
Hingga nanti bisa bertahan hidup mapan
Digeluti dengan ketabahan dan kesabaran
Meski kadang harus menahan perbekalan jajan
Kisahmu begitu berat namun membawa kemaslahatan
Menghidupkan aroma santri dengan ketulusan
Mengendarai roda perbekalan dengan kesabaran
Cetuskan ladang amal yang bertebaran
Pandailah kami dalam eksekusi peranan
Terampil pula kami rangkai perkataan
Rentang kisah sang santri dalam penjara suci
Duka di muka namun suka selalu mendekati
Asalkan berhati yang tulus karna ilahi
Ridhopun diraih berkahpun dilalui
Terimakasih atas nikmat yang bersinergi
Wali Santri dari Umar Al-Fath Kelas 7.2

