Rasa

Masjid Baru

Kemacetan memaksaku mengendarai sepeda motor dengan sangat pelan. Lebar jalan yang kulalui terlampau sempit untuk menampung volume kendaraan yang berlalu-lalang. Lebarnya kurang lebih hanya seukuran jalan penghubung dusun di kampungku. Jalan yang lebih cocok menjadi jalan kompleks ini dipaksa menjadi jalan raya. Ironisnya, jalur ini sangat vital karena menghubungkan Jakarta—tempat para pencari kerja—dan Depok, tempat […]

Masjid Baru Read More »

Tafsir Surat Idza Jāa (An-Nasr) yang Tidak Diketahui Banyak Sahabat

Suasana majelis itu hening. Udara terasa khidmat, seakan-akan tiap helai napas menanti datangnya hikmah. Para sahabat senior duduk dalam lingkaran, wajah-wajah mereka menyimpan jejak perjuangan Badar, Uhud, dan Khandaq. Mereka adalah tulang punggung islam. Di antara barisan tokoh besar itu, tampak seorang pemuda. Wajahnya lembut, matanya memancarkan ketenangan sekaligus kecerdasan yang dalam. Dialah Abdullah bin

Tafsir Surat Idza Jāa (An-Nasr) yang Tidak Diketahui Banyak Sahabat Read More »

Dari Suryalaya ke Swarnadwipa

—Juara Pertama dalam Lomba Literasi Perpustakaan Al-Tsaqafah 2025 Kategori Cerpen Pelajar Putra “Bagaimana mungkin falsafah bangsa dibentuk oleh sekelompok orang yang menamakan diri mereka Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, padahal waktu itu batas wilayah Indonesia pun belum jelas, Pak?” tanya Surya. Pak Min hanya tersenyum mendengar pertanyaan anaknya. Semburan rasa bangga sedang mengaliri tiap saraf dalam

Dari Suryalaya ke Swarnadwipa Read More »

Permintaan Iyas

—Juara Pertama dalam Lomba Literasi Perpustakaan Al-Tsaqafah 2025 Kategori Cerpen Pelajar Putri Terlalu lazim untuk menulis kalimat “Pada suatu hari” di awal cerita. Tenang saja, kalimat itu tidak akan kalian jumpai karena kali ini adalah kisah nyata seorang anak bernama Iyas. Ia ditinggalkan oleh para sepupunya pergi jauh menimba ilmu di pondok pesantren. Peribahasa “tak

Permintaan Iyas Read More »

Jejak Cinta di Padang Pasir

Di bentangan heningnya gurun yang tak berirama Jejakmu mengukir kisah cinta yang abadi Bukan sekadar jejak di pasir fana Akan tetapi risalah langit yang luruh ke bumi   Cakrawala menangis kala kau bersujud Bintang-bintang tersipu malu tak seindah nur di wajahmu Engkau mengembara dalam badai, tapi tak menggigil ragu Karena dalam dadamu, wahyu Ilahi menari

Jejak Cinta di Padang Pasir Read More »

Untuk Ibu yang Telah Pergi

Di setiap langkah yang kujalani Kau tak bisa selalu menemani Karna kau telah pergi untuk selamanya Tinggal kami semua Hari demi hari Sudah semestinya waktu terus berganti Telah genap 13 tahun hari ini Kau pergi dan tak kan kembali Waktu kita yang singkat Dan segala memori yang kita buat Tak kan ku biarkan menghilang Memori

Untuk Ibu yang Telah Pergi Read More »

Adik Kelas

Bus yang kunaiki baru saja memasuki kota kecamatanku. Aku tinggal turun di pertigaan dekat pasar, kemudian naik ojek selama sepuluh menit untuk sampai rumah. Perasaanku caur-baur malam itu, antara bahagia, malu, dan terharu. Aku bahagia dan terharu karena setelah dua tahun merantau, aku bisa pulang ke kampung halaman. Di sisi lain aku merasa malu karena

Adik Kelas Read More »

Lukisan Berjamur Sang Kiai

ALTSAQAFAH.ID – Di sebuah desa kecil bernama Desa Karangjati, berdiri sebuah pesantren tua yang telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Namanya Pondok Pesantren Al-Hidayah. Pesantren ini berada di pinggiran desa, dikelilingi hamparan sawah yang hijau di musim tanam, dan menguning keemasan di musim panen. Pohon-pohon jati yang tinggi menjulang tumbuh di sekitar pesantren, seolah menjadi

Lukisan Berjamur Sang Kiai Read More »

Olimpiade Bahasa Inggris

ALTSAQAFAH.ID – Matahari berangsur-angsur meninggi. Sinarnya mulai terasa hangat jika menyentuh kulit. Ia mengintip dari sela-sela jendela yang tak tertutup gorden kamar Adli. Adli tidak sama sekali terusik meski sinar berhasil masuk menyinari pelipisnya. Rasa kantuk berdaulat penuh akan dirinya setelah ia terjaga semalam suntuk. Aktivitas hariannya di masa pandemi begitu ajek: begadang hingga pagi,

Olimpiade Bahasa Inggris Read More »