AL-TSAQAFAH FESTIVAL – Sebagai Ajang Pembelajaran Santri & Alumni

JAKARTA – Untuk memperkenakan Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah di Jabodetabek, Al-Tsaqafah melalui IKTAFA (Ikatan Alumni Al-Tsaqafah) dan IPMAA (Ikatan Pelajar Ma’had Ali Al-Tsaqafah) menggelar perhelatan akbar “Al-Tsaqafah Festival” dengan mengangkat tema “Brings Millenial to Golden Era”.

Festival ini merupakan perhelatan Agung bagi IKTAFA dan IPMAA dengan 7 macam cabang lomba yang diperlombakan; Pidato, MQK, MHQ, Kaligrafi, Catur, Tenis Meja dan MIPA, antar sekolah dan pesantren tingkat MTs/SMP se-Jabodetabek.

Festival ini diselenggarakan di area Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah pada 09-10 Februari 2019. Sebanyak 200-an peserta yang tergabung dalam 7 cabang lomba berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari sekolah dan pesantren yang berada di Jabodetabek.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, KH Idris Soleh. Lc dengan ditandai pelepasan balon ke Udara.

Kiai Idris Soleh mengatakan Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah selalu berkomitmen untuk mendukung setiap kegiatan yang bisa meningkatkan perkembangan santri dan alumni, baik dalam bidang organisasi atau akademik.

“Kami telah berkomitmen untuk mendorong dan terus mendukung perkembangan santri dan alumni dengan memberikan tanggung jawab kepada mereka untuk menyelenggarakan Tsaqafah Festival sebagai ajang pembelajaran” Sabtu (09/02).

Tujuan dari Altsaqafah Festival ini antara lain adalah : Memperkenalkan Pondok Pesantren Al-Tsaqafah di Jabodetabek sebagai ponpes yang berasaskan Ahlus Sunnah Waljamah Al-Nahdhiyyah dan untuk Menjalin kerjasama antara Pondok Pesantren se-Jabodetabek.

Seperti yang disampaikan oleh ketua panitia, Fatih Miftahul Huda.

“salah satu tujuan acara ini adalah untuk mempromosikan pondok pesantren ini, yang berasaskan Aswaja dan untuk menjalin Kerjasama antar pondok pesantren serta sebagai media pembelajaran bagi santri dan alumni”

Selain perlombaan, Panitia pun mengadakan Bazar makanan dan bazar pakaian. Festival ini juga menampilkan pameran, di antaranya Pameran Foto Buya Said Aqil dan foto dokumenter kegiatan santri.

Di samping itu, Festival ini juga dilengkapi dengan berbagai penampilan, diantaranya atraksi seni bela diri Pagar Nusa, Hadroh, Tari Papua, Tari Saman, Seni Drama, Musikalisasi Puisi, dan lagu-lagu islam.

Seluruh rangkaian kegiatan ini melibatkan semua santri, wali santri dan dewan guru sebagai pengarah. Rencananya, festival ini akan diadakan secara rutin oleh IKTAFA dan IPMAA setiap tahunnya, sebagai rangkaian dari peringatan Harlah Ponpes Luhur Al-Tsaqafah.

Dimalam penutupan, santri dihibur dengan berbagai macam penampilan dan dilanjutkan dengan pembagian pemenang lomba dan secara resmi Al-Tsaqafah Festival ditutup oleh Ahmad Nizar Idris, selaku dewan pengarah acara.

safi3k@gmail.com   Postingan Lainnya

Pengajar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)