Kekasih ….
Kau dengar langit selalu bernada mendzikirkan asma Allah
Dengan arakan meganya, dengan guyur hujannya
Menyuburkan pohon dan lahan pertanian yang kering kerontang
Kekasih ….
Apa kau pun pernah melihat bianglala membentangkan pesta
Warnanya sebagai wujud lukisan keindahan
Maka ….
Hati siapakah yang tidak terpesona
Ketika melihat lukisan Allah nan elok itu
Alam semesta dan seisinya yang elok nan indah
Kekasih ….
Kau dengar langit selalu membawakan qasidah cinta
Tak henti dan tak jemu-jemu
Menggambarkan gairah rindu
Bahwa alam semesta membentang luas
Sedang penghayatan kita sedalam samudra raya
Agar bijak jiwa ini, maka langit pun bernyanyi
Dengan dzikir asma mulia-Nya
Betapa hatinya ceria, menetapkan qasidah cinta ke relung hati paling dalam
Pengajar Bahasa Indonesia

