Muhammad Al-Fatih: sang Pemuda Pemberani

ALTSAQAFAH.ID – Konstantinopel, kota yang selalu menjadi rebutan bangsa-bangsa dunia. Bukan hanya karena keindahan dan kemegahannya, Konstantinopel juga memiliki lokasi strategis sebagai jalur perdagangan dan jalur politik dunia. Letaknya di antara Benua Asia dan Benua Eropa. Namun selama berabad-abad, Konstantinopel menjadi jantung peradaban umat Kristen.

Seorang pemuda saleh yang belum genap berusia 21 tahun bernama Al-Fatih datang dengan keberaniannya. Perjuangannya dimulai pada 6 April 1453 Masehi dengan memimpin 150.000 pasukan. Pertempuran berlangsung di darat, laut, dan bawah tanah. Setelah melewati perjuangan panjang, akhirnya, pada 29 Mei 1453, Al-Fatih bersama pasukan Utsmani dapat menaklukkan Konstantinopel secara keseluruhan.

Penaklukan ini tentunya memiliki pengaruh yang sangat besar bagi umat Islam. Mulai dari menguasai perdagangan internasional sampai memperluas dakwah agama Islam ke dunia. Peradaban umat Islam sangat berkembang pesat saat itu. Lahirnya banyak ilmuwan muslim yang berpengaruh, berdirinya kompleks-kompleks masjid yang megah dan tertata rapi, hingga memiliki ekonomi yang stabil karena menguasai pasar-pasar dunia. Pada saat itu Konstantinopel berganti nama menjadi Istanbul yang berarti “Takhta Islam”.

Lalu, seperti apakah Al-Fatih? Sang pemuda hebat yang mampu mewujudkan bisyarah Rasulullah hampir 800 tahun sebelumnya.

Muhammad Al-Fatih adalah seorang putra dari Sultan Murad II dan Huma Valide Hatun. Seorang pemuda yang telah memiliki kemampuan menguasai berbagai macam bahasa dari usia dini. Seorang pemuda yang telah dididik untuk memahami dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an sejak kecil. Seorang pemuda yang telah diajarkan keberanian sejak usia 12 tahun.

Saat berusia 12 tahun, Muhammad Al-Fatih sudah memegang takhta Kesultanan Turki Ottoman. Al-Fatih kecil telah menghadapi berbagai macam kepedihan, mulai belajar banyak hal sampai melawan segala rasa takut. Namun sejatinya, segala kepedihan tersebut sedang membentuk karakter pemuda hebat. Pemuda pemberani yang dapat menaklukkan kota terpenting di dunia. Pemuda pemberani yang namanya masih terukir indah dalam sejarah sampai saat ini.

robiahsiti.hanifah99@gmail.com   Postingan Lainnya

Pengajar Kimia