ALTSAQAFAH.ID – Public speaking atau wicara publik sangatlah penting untuk hidup bermasyarakat, khususnya untuk para santri ketika sudah lulus dari pondok pesantren. Saat terjun langsung di masyarakat, santri biasanya sering ditunjuk untuk mengisi suatu acara, seperti menjadi khotib Jumat, pemimpin tahlil, penceramah, dan sebagainya.
Maka dari itu, public speaking amat penting bagi santri. Guru saya pernah berkata, “Orang genius belum tentu bisa berbicara di depan umum. Berarti orang yang bisa berbicara di depan umum, maka dia lebih dari orang genius.”
Santri seharusnya bisa dan terbiasa berbicara di depan umum karena di pondok pesantren telah difasilitasi sebuah kegiatan khitobah atau muhadloroh. Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah menjadikan khitobah sebagai ekskul wajib agar para santrinya terbiasa dan terlatih berbicara di depan umum.
Dalam kegiatan khitobah atau muhadloroh, para santri dilatih dan dinilai public speaking-nya. Maka dari itu, santri wajib memiliki ilmu public speaking.
Dengan demikian, saya mengajak rekan-rekan santri untuk senantiasa melatih dan membiasakan diri berbicara di depan umum. Dengan memiliki pengetahuan tentang public speaking, santri akan lebih mudah dalam berdakwah menyiarkan Islam.
Penulis: Mari’e Muhammad Wildan (Kelas XI IPA 1)
Editor: Senja Bagus Ananda

