Kunjungi Al-Tsaqafah, IHMNU Gelar Silaturahim dan Sosialisasi

Pengurus Pusat Ikatan Haji Muslimat Nahdlatul Ulama (IHMNU) menggelar kegiatan silaturahim dan sosialisasi bersama santri Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Pengurus Pusat IHMNU, keluarga besar Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, serta para santri Madrasah Aliyah.

Kegiatan ini diawali dengan tawasulan dan istigasah yang dipimpin oleh Ibu Nyai Nurjazilah Noer M. Iskandar. Suasana seketika terasa syahdu layaknya berada di Masjidil Haram ketika Qariah Terbaik Nasional, Ustazah Hj. Saidah Nafsah, melantunkan selawat haji. Secara keseluruhan, acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para santri tampak aktif mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif dan edukatif. Selain menjadi ajang silaturahim, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan peran Muslimat NU dan Ikatan Haji Muslimat NU kepada generasi muda pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pusat IHMNU yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Umi Hj. Nurhayati Said Aqil Siroj, M.A., menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga kemabruran haji sepanjang hayat.

“Kemabruran haji itu tidak hanya tercermin dari meningkatnya ibadah personal kita, tetapi juga harus terlihat nyata dari perubahan perilaku sosial yang lebih baik,” tuturnya.

Mengutip sabda Rasulullah SAW, Umi Nurhayati menjelaskan bahwa tanda-tanda haji mabrur antara lain gemar memberi makan, menyebarkan salam, bertutur kata yang baik, serta semakin taat kepada Allah SWT. Para ulama juga menjelaskan bahwa haji mabrur ditandai dengan akhlak yang lembut, sikap dermawan, dan kehadiran seseorang yang membawa rasa aman bagi lingkungan sekitarnya.

Lebih lanjut, Umi Nurhayati memaparkan alasan pentingnya kehadiran IHMNU adalah untuk memperkuat peran alumni haji Muslimat NU agar kemabrurannya terus terjaga sepanjang hayat.

“Kita berharap IHMNU juga dapat memperkokoh keberdayaan, kemanfaatan, dan kemaslahatan umat sekaligus mempererat silaturahim dengan kalangan pesantren,” tegasnya.

Foto bersama para santri Al-Tsaqafah

Selain materi tentang kemabruran haji, peserta juga mendapatkan pengenalan dasar mengenai Muslimat NU dan IHMNU, mulai dari sejarah, peran organisasi, hingga kontribusinya dalam pemberdayaan perempuan dan pelayanan umat yang disampaikan oleh Ibu Tuti Nurbayti, Ketua Bidang Organisasi.

Kegiatan ditutup dengan sesi dialog dan tanya jawab yang berlangsung hangat. Antusiasme para santri menunjukkan tingginya minat generasi muda pesantren untuk mengenal lebih dekat organisasi ke-NU-an dan mengambil inspirasi dari nilai-nilai kemabruran haji yang disampaikan oleh Ibu Hj. Uthari Salman.

Melalui kegiatan ini, IHMNU berharap dapat menanamkan semangat kebermanfaatan, kepedulian sosial, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an di kalangan santri sebagai generasi penerus bangsa.

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya