Gandeng UNJ dan TEA UI, Al-Tsaqafah Bedah Strategi Tembus Kampus Negeri

Guna mematangkan persiapan santri kelas 12 menuju jenjang pendidikan tinggi, Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah menggelar seminar Sosialisasi Perguruan Tinggi Negeri, Minggu (11/1/2026). Bertempat di Auditorium Al-Tsaqafah, acara ini melibatkan seluruh santri kelas 12 beserta wali santri masing-masing.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Kepala Divisi Sosialisasi dan Promosi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prastiti Laras Nugraheni, S.TP., M.Si., serta Founder Tim Edukasi Alumni (TEA) Universitas Indonesia (UI), Alfanny.

Koordinator Kurikulum Madrasah Aliyah (MA) Al-Tsaqafah, Najib Zamzami, mengungkapkan bahwa acara ini diadakan untuk menyelaraskan pandangan antara orang tua dan anak dalam memilih kampus, serta memberikan pemahaman terkait dinamika seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Tujuannya adalah sinkronisasi keinginan orang tua dan anak dalam memilih kampus, sekaligus memberikan informasi terbaru terkait ketentuan dan aturan penerimaan mahasiswa di kampus-kampus negeri,” ujar Najib.

Seminar ini dibagi menjadi dua sesi utama yang padat informasi. Sesi pertama, bersama UNJ, mengupas tuntas jalur masuk SNBP yang berbasis nilai rapor dan prestasi, serta jalur SNBT dengan menyoroti daya tampung dan passing grade. Selain itu, peserta juga dibekali tips memilih program studi (prodi) agar sesuai dengan minat dan peluang lolos.

Di sisi lain, sesi kedua bersama TEA UI berfokus pada teknis tes. Materi yang disampaikan mencakup struktur UTBK terbaru, materi tes dan penilaian, hingga manajemen waktu saat ujian.

“Jurusan di kampus itu semakin luas dan banyak. Ini yang kadang bikin bingung. Makanya, kita buat acara ini rutin untuk menjernihkan potensi anak dengan jurusan yang tepat buat dia,” tambah Najib.

Untuk mendukung target tersebut, Al-Tsaqafah juga menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak. Dalam hal bimbingan belajar (bimbel), Al-Tsaqafah menggandeng TEA UI. Sementara untuk perluasan jaringan, pihak madrasah secara bergilir mengundang perwakilan kampus-kampus negeri.

“Tahun kemarin kita mengundang Kepala Penerimaan Mahasiswa Baru UI. Sekarang Kepala dari UNJ. Ke depan mungkin dari UPN Veteran atau IPB. Tujuannya agar hubungan Al-Tsaqafah dengan kampus-kampus negeri semakin meluas,” pungkas Najib.

Acara ini mendapatkan sambutan hangat dari para peserta. M. Ihsan Kamil, santri kelas 12 IPS 1, menilai kegiatan ini sangat krusial, terutama bagi para santri dan wali santri yang sebelumnya kurang memahami peta persaingan masuk perguruan tinggi negeri.

“Luar biasa bermanfaat. Santri dan wali santri yang mungkin tadinya agak buta terhadap dunia perguruan tinggi, bisa dapat gambaran yang jelas,” ungkap Ihsan.

Ia menambahkan bahwa penyampaian materi yang apik dan lengkap—mulai dari pendaftaran hingga gambaran proses perkuliahan—membuat antusiasme peserta sangat tinggi hingga akhir acara.

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya