Buya Said Apresiasi Santri Penghafal Qasidah Burdah

ALTSAQAFAH.ID – Salah satu selawat atau kasidah yang sangat populer di Indonesia adalah Qasidah Burdah karya Imam Bushiri. Tidak sedikit ulama dan para cendekiawan muslim yang mengakui akan kelebihan dan manfaat yang dihasilkan dari menghafal Qasidah Burdah karya seorang penyair yang bernama lengkap Imam Syarafuddin Abu Abdillah al-Bushiri. Hal ini diperkuat oleh Syaikhul Islam Zakariya al-Anshari dalam Az-Zubdah al-Raiqah fi Syarh al-Burdah bahwa Qasidah Burdah memiliki banyak keutamaan.

Melihat banyak keutamaan yang terkandung dalam Qasidah Burdah, maka tidak heran Abuya K.H. Said Aqil Siroj kerap kali memotivasi para santri Al-Tsaqafah untuk menghafal Qasidah Burdah. Beliau pun tidak segan-segan memberi apresiasi kepada salah seorang santri Al-Tsaqafah kelas XII IPS bernama Muhammad Rizqia Akbar dalam acara Harlah Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah yang diselenggarakan pekan lalu. Dalam acara tersebut Rizqia Akbar berhasil meneruskan potongan-potongan bait Qasidah Burdah yang dilontarkan oleh Abuya di depan seluruh guru, staf, dan santri Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah.

Reporter ALTSAQAFAH.ID berkesempatan mewawancarai Rizqia Akbar dengan memberikan beberapa pertanyaan, salah satunya adalah apa yang memotivasinya dalam menghafal Qasidah Burdah?

“Motivasi saya menyukai Burdah atas dorongan Buya sejak MTs bahwa Burdah harus dihafal,” jelas Rizqia Akbar kepada reporter ALTSAQAFAH.ID.

Rizqia Akbar menambahkan bahwa ia sudah menghafal Burdah sejak mengikuti pengajian Burdah bersama Abuya yang ketika itu ia masih kelas VIII MTs. Setelah pengajian, Akbar gunakan waktu luang untuk menghafal Burdah.

Di akhir wawancara, Rizqia Akbar mengakui bahwa makna yang terkandung dalam Burdah sangat dalam dan mengena di pikirannya. (sba/nly)

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya