Guru Al-Tsaqafah Juara 2 Menulis Naskah Khotbah Jumat Tingkat Nasional

ALTSAQAFAH.ID – Senin (26/02/2024), dalam rangka peringatan Hari Internasional Persaudaraan Manusia, M. Balya Abul Abbas, salah satu guru di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah berhasil meraih juara 2 pada lomba Menulis Naskah Khotbah Jumat Tingkat Nasional. Lomba yang bertema “Persaudaraan Manusia” ini diselenggarakan oleh Muslim Elders Indonesia di Jakarta, pada tanggal 4 Februari 2024 yang diikuti 800 lebih peserta dari seluruh Indonesia.

Dengan diikuti oleh lebih dari 800 peserta dari seluruh Indonesia, kompetisi ini menunjukkan betapa banyaknya talenta dan pemikiran yang berdedikasi untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan manusia.

Pihak penyelenggara Muslim Elders Indonesia menyampaikan bahwa lomba menulis naskah khotbah Jumat Tingkat Nasional ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya persaudaraan manusia. Melalui lomba ini, diharapkan pesan-pesan positif tentang persaudaraan dapat tersebar luas di masyarakat.

Naskah khotbah karya M. Balya, yang berjudul “Refleksi Nilai Kemanusiaan”, berhasil menarik perhatian para juri dengan pesan untuk mengingatkan kembali bahwa dalam diri setiap individu memiliki nilai kemanusiaan yang kadang tergeser oleh ambisi beragama yang berlebihan.

“Saya mengambil judul itu karena memang sebenarnya tanpa agama pun kemanusiaan sudah ada dalam diri secara fitrah manusia. Jadi, saya menggunakan diksi refleksi untuk mengingatkan kembali bahwa dalam diri manusia ada nilai kemanusiaan.”

Balya juga menjelaskan dalam naskah khotbah Jumat yang ditulisnya, memiliki kata kunci yang menjadi nilai utama, terinspirasi dari gagasan Habib Ali Jufri dalam bukunya, Kemanusiaan sebelum Keberagamaan atau istilah Arabnya adalah Al-Insaniyah Qobla Tadayyun.

Penekanan pada nilai kemanusiaan di atas segalanya mengajak kita semua untuk merefleksikan kembali esensi dari keberadaan kita sebagai manusia. Ini mengingatkan bahwa terlepas dari perbedaan agama, suku, atau latar belakang, kita semua terikat oleh nilai-nilai kemanusiaan yang fundamental. Pesan yang disampaikan melalui naskah khotbah Balya sangat penting dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, toleran, dan harmonis.

Sebagai juara kedua, Balya dianugrahi sertifikat penghargaan dan hadiah uang tunai. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak siswa dan pengajar di pondok pesantren dan lembaga pendidikan lainnya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi serupa, yang tidak hanya meningkatkan keahlian mereka, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.

 

Reporter: Farhan

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya