Peluang Beasiswa Kuliah di Maroko bagi Santri Al-Tsaqafah

ALTSAQAFAH.ID – Santri tingkat akhir Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah mengadakan acara diskusi tentang peluang beasiswa ke Maroko dan Timur Tengah bersama alumni Al-Tsaqafah yang melanjutkan pendidikannya di Maroko, pada Jumat (8/9/2023).

Negara-negara di bagian Timur Tengah dan Maroko masih menjadi tujuan belajar para santri Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah yang ingin melanjutkan pendidikannya. Selain karena budayanya yang bergaya campuran antara Arab, Afrika, dan Eropa, sistem pendidikan di Maroko memiliki kesamaan dengan sistem pendidikan di Indonesia.

Masriyah membagikan potret pendidikan dan kebudayaan di Maroko

Masriyah, alumnus Al-Tsaqafah tahun 2016, yang tengah menempuh pendidikan di Maroko, mengungkapkan bahwa pendidikan di Maroko sangatlah bagus.

“Pendidikan di Maroko sangat bagus karena dari jenjang Ibtida’iyah sampai doktor digratiskan, itu bagi yang masih sistem Ta’limul Atiq kalau di Indonesia sama seperti sekolah negeri. Gaya pendidikan di sana tergantung jenjang sistemnya. Kalau Ta’limul ‘Aliyah sama seperti perkuliahan di Indonesia pada umumnya. Kalau Ta’limul Atiq sama seperti Ma’had Ali di Indonesia. Belajarnya juga menggunakan kitab-kitab klasik,” ungkap Masriyah.

Masriyah juga mengatakan bahwa peluang santri Al-Tsaqafah sangat besar untuk bisa melanjutkan pendidikan di Maroko, bahkan bisa mendapatkan beasiswa. Yang perlu dipersiapkan jika ingin kuliah di Timur Tengah, khususnya Maroko itu adalah hafalan Al-Qur’an minimal dua juz, bahasa Arab, dan ilmu alat (nahwu dan sharaf). Hal itu merupakan program unggulan yang diterapkan di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah.

Faqih Asrori, santri Kelas 12 IPS 1 asar Bogor Jawa Barat, mengungkapkan antusiasmenya terhadap acara ini.

“Menurut saya, acara seminar seperti ini sangat membantu kita yang masih bingung menentukan akan ke mana setelah lulus dari Al-Tsaqafah, jujur saya sangat minat untuk kuliah di Timur Tengah, tetapi di jenjang S2. Saya suka sekali dengan budaya di Timur Tengah, selain itu kajian ilmiah dan lingkungannya yang mendukung untuk kita belajar di sana,” papar Asror.

Selain Faqih, Virgi Baker Awan Zibarani, santri kelas 12 IPS 3 asal Palembang Sumatera Selatan, juga mengungkapkan hal yang sama.

“Acara ini sangat menyenangkan dan sangat memotivasi sehingga saya jadi tambah berminat untuk melanjutkan kuliah di Timur Tengah, saya tertarik ke Timur Tengah karena peluang beasiswanya yang sangat banyak dan juga untuk menambah pengalaman di luar negeri,” ujar Virgi.

 

Reporter: Farhansyah Khumaedi

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya