Hikayat ini sederhana adanya
Bak rumah kita yang penuh cinta bersama
Aku berlindung tahta atap yang hangat
Di rumah ini ku kembali dan bersandar
Dua kuadrat dan pondasi perikasih
Rangkulan ibu jadikan perisai hari
Aku terlelap dalam kapuk terkasihi
Rumah inilah yang ku rindu
Rintik tangis berderai
Aku ingin ku kembali
Aku berlindung, terlelap, dan ku bersandar
Ayahku lah sosok kehebatan ini
Ayah ibuku lah pemilik rumah ini
Alumnus Angkatan XI Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah. Mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) Jurusan Bisnis.

