Regenerasi Demokrasi di Tubuh Santri

Ikatan Pelajar Ma’had Ali Al-Tsaqafah (IPMAA) mengadakan Musyawarah Tahunan Anggota (Mustama)  di aula Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah pada Selasa (29/12). Mustama merupakan agenda tahunan organisasi intra pesantren dengan agenda Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus dan pemilihan pengurus baru.

Mustama tahun ini diadakan sebagai agenda penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus IPMAA masa bakti 2019-2020, baik putra atau putri. Pembukaan Mustama dihadiri oleh Kepala Madrasah Aliyah Al-Tsaqafah, Bapak KH. Idris Sholeh, Lc. dan Pembina IPMAA, Bapak Irham Khanani, S.Hi.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada setiap Mustama juga dilakukan seleksi calon kandidat ketua IPMAA oleh para pengurus terlebih dahulu. Ini semacam uji kelayakan dan kepatutan bagi calon. Pada agenda ini akan dipilih tiga kandidat dengan suara terbanyak, yang kemudian layak menjadi calon dan dipilih oleh seluruh santri dalam pemilihan umum nanti,” jelas Farhatin, Ketua Panitia Mustama 2020.

Selian itu, sebelum pemilihan umum, para calon wajib mengikuti debat kandidat dan serangkaian kampanye kepada para santri pada Rabu (30/12). Agenda pemilihan ketua IPMAA ini menjadi tanggung jawab Komisi Pemilihan IPMAA atau KPI, yang terdiri dari beberap unsur perwakilan kelas.

Rangkaian kegiatan seleksi kandidat, debat, dan kampanye calon ketua IPMAA merupakan bentuk uji kualitas selain juga sebagai wujud pelaksanaa demokrasi “dari santri, oleh santri, dan untuk santri”, yang didukung oleh  prinsip Luber Jurdil (Langsung Bebas Rahasia Jujur Adil), tanpa paksaan pihak manapun dan memilih sesuai hati nurani.

Pemilihan umum santri kali ini diakhiri dengan terpilihnya Muhammad Hada Galby sebagai ketua IPMAA Putra dengan perolehan 100 suara dan Siti Fatimah dengan perolehan 142 suara sebagai Ketua IPMAA putri masa khidmat 2021-2022.

Ketua IPMAA terpilih selanjutnya harus menyusun struktur organisasi dan program kerja untuk satu periode yang akan datang, yang kemudian dibahas dalam rapat kerja (02/01/2021). IPMAA periode 2021-2022 kemudian dilantik pada tanggal Senin (4/1) di hadapan seluruh civitas Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah.

“Kami berharap IPMAA yang baru ini semakin lebih baik dari yang sebelum-sebelumnya, mampu menjalankan tugas dan programnya, sesuai dengan yang telah dinyatakan saat sumpah tadi serta dapat membantu pegurus pesantren dan mampu memberikan pengayoman dan pelayanan  kepada santri,” ujar Kepala Madrasah Aliyah Al-Tsaqafah, Bapak KH. Idris Sholeh, Lc. pada upacara pelantikan.

 

Pewarta : Farhatin Najwa Lutfah
Editor: Nizar Idris