Santri Al-Tsaqafah 90% Masuk PTN, Siap Hadapi Bonus Demografi

ALTSAQAFAH.ID – Indonesia diprediksi akan menghadapi puncak bonus demografi pada 2030. Indonesia mempunyai peluang untuk menjadi negara maju bila mampu memanfaatkan bonus demografi tersebut.

Untuk menuju era tersebut, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter sesuai dengan kepribadian bangsa untuk menjawab tantangan global. Setidaknya Indonesia membutuhkan 1% doktor, 2% entrepeneur, dan jutaan tenaga profesional multidisiplin untuk menjadi negara maju.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ada sekitar 70% penduduk usia produktif yang sekarang memasuki puncak bonus demografi.

Melalui kurikulum yang terintegrasi, Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah siap menjawab tantangan tersebut. Pesantren yang didirikan oleh Prof.Dr. K.H. Said Aqil Siroj ini berbasis kurikulum berkarakter dalam kerangka transformasi sosial yang humanis-religius, mandiri, dan memiliki akhlak mulia.

Sebanyak 90% santri Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah telah berhasil masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Hal tersebut merupakan sebuah terobosan agar para santri bisa menyelesaikan studi dan mengembangkan potensi dirinya sebagai pemimpin, sekaligus siap menghadapi bonus demografi. (sba)

Daftar Santri Al-Tsaqafah yang Masuk PTN dan PTKIN Jalur SNMPTN dan SPAN-PTKIN 2022

1. Akhbar Adam Bachtiar (Geofisika Universitas Indonesia)
2. Sayha Difa H. Maulida (Sosiologi Universitas Indonesia)
3. Shufi Nurfajri S. (Ilmu Kelautan Universitas Jenderal Soedirman)
4. Syaela Zakiyatus S. Amir (Administrasi Publik Universitas Jenderal Soedirman)
5. Havida Dwirahma (Ilmu Komunikasi Universitas Veteran Indonesia)
6. Muhammad Fikri Ramadhani (Konstruksi Sipil D3 Politeknik Negeri Jakarta)
7. Wirashanda W. (Elektronika Industri D3 Politeknik Negeri Jakarta)
8. Garry Nafis Al ‘Aziz (Manajemen UIN Jakarta)
9. Muhammad Hada Galby (Teknik Informatika UIN Jakarta)
10. Kimiyais Sa’adah (Ilmu Hukum UIN Jakarta)
11. Indana Zulfa (Kesehatan Masyarakat UIN Jakarta)
12. Dhiyaul Muttaqien (Komisi Penyiaran Islam – UIN JKT)
13. Muhammad Rafli (Manajemen Pendidikan – UIN JKT)
14 Muchammad Dhafin Evan S. (Hukum Tata Negara – UIN JKT)
15. Jasmine Flora Nirwana (Sejarah & Kebudayaan Islam – UIN JKT)
16. Muhammad Sofiyullah Numairi (Ilmu Al-Qur’an & Tafsir – UIN JKT
17. Rayi Roghadatul Aisy (Pendidikan Islam Anak Usia Dini – UIN JKT)
18. Khilda Sa’adah (Pendidikan Bahasa Arab – UIN JKT)
19. Roikhatul Jannah (Manajemen Dakwah – UIN JKT)
20. Romzi Nashor (Hukum Ekonomi Syariah/Muamalah – UIN JKT)
21. Muhammad Farhan Subhi (Ilmu Al-Qur’an & Tafsir – UIN JKT)
22. Putri Vania Rabi’a (Pendidikan Biologi – UIN JKT)
23. Ahmad Wildan Husaini (Ekonomi Syariah – UIN JKT)
24. Raden Adjeng Ayu Mutiara Herda Azzahra (Manajemen Pendidikan – UIN JKT)
25. Rapidah Salma Husaeni Putri (Perbandingan Madzhab – UIN JKT)
26. Azidan Dzaky Silalahi (Perbandingan Madzhab – UIN JKT)
27. Zahid Tuklani Hasan (Ilmu Al-Quran & Tafsir – UIN JKT)
28. Izza Ma’rifatul Husna (Hukum Pidana – UIN JKT)
29. Imam Syibro Malisi (Sejarah & Kebudayaan Islam – UIN JKT)
30. Nada Karimatul ‘Aisy (Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial – UIN JKT)
31. Ikfina Nawal Fatina (Pendidikan Biologi – UIN JKT)
32. Nabil Indra Muzakki (Komisi Penyiaran Islam – UIN bandung)
33. Khansa Rafa Maritza (Bimbingan dan Konseling Islam – UIN Bandung)
34. Siti Fatimah (Komunikasi dan Penyiaran Islam – UIN Bandung)
35. Mohammad Nahidh Ardhan Attamimiy (Sejarah Kebudayaan Islam – UIN Jogja)
36. Lulu Asti Humairah (Pendidikan Bahasa Arab – UIN Malang)
37. Muhammad Asbiri Insani (Hukum Keluarga Islam – UIN Malang)
38. Azka Abdirrohman Nur Syaifi (Tadris Matematika – UIN Malang)
39. Ajeng Mar’atus Solikha (Bimbingan Konseling Islam – UIN Jember)

 

Editor: Senja Bagus Ananda

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya