Harlah Ke-12 Al-Tsaqafah, Kiai Said: Saya Saksikan Al-Tsaqafah Semakin Berkembang

Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-12 pada Selasa (29/07/2025). Acara yang berlangsung di Auditorium Al-Tsaqafah ini dihadiri langsung oleh Prof. Dr. K.H Said Aqil Siroj, MA. selaku pengasuh bersama jajaran pengurus, guru, staf dan para santri.

Dalam sambutannya, Kiai Said menekankan bahwa istikamah merupakan kunci utama kemajuan dan keberkahan suatu lembaga pendidikan. Untuk menggambarkan hal tersebut, beliau mencontohkan Lirboyo sebagai salah satu pesantren yang telah menjadi contoh nyata keberkahan istikamah itu.

Kiai Said mengenang masa-masanya sebagai santri di Lirboyo pada tahun 1968. Saat itu, di bawah asuhan Kiai Mahrus Ali yang ia gambarkan sebagai sosok alim, sakti, dan aktivis NU, jumlah santri Lirboyo mencapai dua ribu. Namun kini, di bawah kepemimpinan generasi penerus, Lirboyo mengalami perkembangan jumlah santri yang luar biasa.

“Sekarang santrinya berapa? Empat puluh tiga ribu. Kamar saya dulu isi 14, sekarang (isinya) 100 satu kamar itu. Barokah Istiqomah,” ujar Kiai Said.

Lebih lanjut, Kiai Said menjelaskan bahwa kemajuan Lirboyo tidak hanya terukur dari sisi kuantitas. Secara kualitas, pesantren tersebut telah melahirkan banyak ulama besar dan berpengaruh, seperti almarhum Kiai Maimun Zubair, Kiai Mustofa Bisri (Gus Mus), Kiai Noer Muhammad Iskandar (Asshiddiqiyah), Kiai Aqil Siroj (ayah Kiai Said), dan dirinya.

Setelah memaparkan pentingnya istikamah melalui pengalaman pribadinya, Kiai Said menyampaikan kesaksiannya mengenai Al-Tsaqafah. Menurutnya, selama dua belas tahun berdiri, Al-Tsaqafah telah mengalami perkembangan yang juga pesat, baik secara kualitas dan kuantitas.

“Alhamdulillah, saya menyaksikan Al-Tsaqafah ini semakin berkembang kammiyan wa kaifiyan (secara kuantitas dan kualitas). Ada juara Qiroat al-Kutub, pidato Bahasa Inggris, pidato bahasa Arab. Kualitas ilmu dan pelajaran (yang sudah bagus ini) juga harus kita pertahankan. Bila perlu, lebih meningkat lagi, lebih maju lagi,” jelasnya.

Selain itu, Kiai Said juga mengajak seluruh civitas akademika Al-Tsaqafah, mulai dari pengurus, guru, hingga para santri, untuk menjadikan istikamah sebagai napas dalam setiap aktivitas. Beliau berpesan agar terus belajar dan memperbaiki diri, sehingga Al-Tsaqafah dapat terus meningkatkan kualitasnya dan melahirkan generasi-generasi unggul yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.

Acara peringatan Harlah ke-12 ini berlangsung dengan khidmat dan diisi dengan berbagai rangkaian acara, termasuk doa bersama, dan ditutup dengan iringan musik gambus yang menenangkan jiwa. Semangat untuk terus bertumbuh dalam bingkai istikamah menjadi pesan utama Kiai Said yang mengiringi langkah Al-Tsaqafah di usianya yang baru.

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya