Al-Tsaqafah Terima Kunjungan Peneliti IPB, Teliti Hubungan Menu Makan dengan Daya Hafal Al-Qur’an

ALTSAQAFAH.IDPondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah menerima kunjungan seorang mahasiswi doktoral Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan penelitian tentang hubungan antara menu makan pesantren dan daya hafal al-Qur’an, pada Minggu (31/8/2025). Penelitian ini akan berlangsung selama tiga bulan dan melibatkan santri berusia 13 hingga 15 tahun.

Peneliti bernama Ikha Devianti Puspita, M.Gz., memberikan edukasi kepada para santri dengan tujuan mengurangi angka kasus anemia. Ia membuat program penakaran porsi makanan dengan harapan persentase anemia dapat menurun.

“Status gizi yang bagus akan berpengaruh pada daya ingat remaja,” ujar Ikha.

Dalam penelitian ini, santri diminta untuk melakukan tes hemoglobin (Hb), pengukuran tinggi badan, dan berat badan. Pengukuran ini bertujuan untuk mengalkulasi perkembangan penelitian yang dilakukan oleh Ikha dan timnya.

Para santri tampak antusias mendengarkan materi yang disampaikan mengenai empat pilar gizi seimbang, penakaran porsi makanan, dan pentingnya kebutuhan gizi bagi remaja. Selain itu, mereka juga aktif berinteraksi dengan peneliti.

“Senang, sih, seru, dan bermanfaat juga buat diri kita sendiri,” ujar Raisya Qothrun Nada, salah satu santri.

Ikha memilih Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah sebagai objek penelitiannya dengan alasan pondok pesantren ini memiliki program hafalan al-Qur’an dan peraturan khusus dalam penyediaan makanan.

Ia berharap melalui penelitian dan edukasi ini, para santri dapat mengetahui jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi serta takaran yang sesuai dengan kebutuhan gizi remaja.

Juru warta: Raniah Putri (11 Tek 2), Indi Zukhrufin (11 Tek 2), Ivvatannisa (11 Tek 2), Vika Masaroti (11 Kes 2)

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya