Harap pada Karsa

ku, di ujung kota
menatap dunia jauh di sana
bagai kertas biru yang mengelap jendela penuh debu

ku, di ujung kota
menatap alam semesta
bagai kanvas putih yang tertumpah cat abu

coretan ini memberitakan
kabut abu merangkap cahaya
mengabarkan kegelapan
bahkan ku tak tahu
jenis senyawa apa yang terhirup

air, sampaikan duka ini
ke tiap-tiap genangan yang ada
bahwa pertiwi kita dipenjara asap hitam abu
bahwa pertiwi kita menaungi limbah tak menentu

bantargebang jadi saksi
ciliwung tak beroperasi
metropolitan penuh polusi
lantas di mana tempatku untuk rehat

kita butuh hijau paru-paru
tuk lindungi alta yang biru
kita butuh langit rona merah jambu
jadi panorama akhir hari jenuh

 

Penulis: Silvya Amjad Zahiroh (Kelas 10 IPA 1)

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya