ALTSAQAFAH.ID – Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah merayakan hari lahir (harlah) yang ke-9 pada hari Kamis, 28 Juli 2022. Pelaksanaan harlah diawali dengan kegiatan khataman Al-Qur’an di Auditorium Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah.
Khataman Al-Qur’an diikuti oleh guru dan santri yang terbagi dalam sembilan kelompok, yang masing-masing kelompok terdiri dari 30 peserta khataman. Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan istigasah oleh seluruh guru dan santri.

Selanjutnya malam puncak acara Harlah ke-9 Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah dihadiri oleh pengasuh pondok, Abuya Prof.Dr. K.H. Said Aqil Siroj beserta tamu undangan yang merupakan keluarga besar serta tokoh masyarakat. Abuya memberi sambutan dan arahan di hadapan semua santri, guru, staf, serta seluruh tamu undangan.
Dalam sambutannya, Abuya menyampaikan pesan kepada para santri agar berakhlak dan giat dalam menuntut ilmu.
“Tunjukkan semua santri Al-Tsaqafah berakhlak. Santri itu harus memiliki sifat Al-Kafa’ah wa Al-Ta’ahhul (keahlian dan profesionalisme), Al-Infitah (keterbukaan dalam berpikir), At-Ta’awun (bekerja sama), dan Al-Mas’uliyyah (tanggung jawab),” pesan Abuya di hadapan para santri dan tamu undangan.
Baca juga: Sembilan Tahun Al-Tsaqafah: Khidmah Santri kepada Kiai
Saat ini jumlah santri Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah sebanyak 667, terdiri dari santri putra dan putri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebelum penutupan acara harlah, Kepala Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, K.H. Sofwan Yahya mendemonstrasikan digitalisasi administrasi pesantren, di antaranya presensi guru dan santri di hadapan Abuya. Acara dilanjutkan dengan kegiatan pemotongan tumpeng oleh pengasuh pondok. (Nly)

