ALTSAQAFAH.ID – Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah menerima kunjungan silaturahmi Mufti Moskow Rusia, Albir Krganov pada Jumat, 17 Juni 2022. Kedatangan Mufti Rusia tersebut disambut hangat oleh Abuya K.H. Said Aqil Siroj dan keluarga besar Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah.
Acara dibuka oleh pembawa acara dengan menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Dalam sambutannya yang menggunakan bahasa Arab, Kiai Said terlebih dahulu mengucapkan salam dan terima kasih kepada Mufti Rusia atas kedatangannya di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah.
“Ahlan wa sahlan bi hudurikum fi hadza al-ma’had, nahnu nastaqbil hudhurakum bi as-sa’adah wa as-surur wa al-bahjah,” sapa Kiai Said dalam bahasa Arab.
Kiai Said juga menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara yang aman, jauh dari radikalisme dan terorisme, serta jauh dari wahabisme, Jabhah an-Nashrah (FPI), Jamaah Takfir wa al-Hijrah (kelompok-kelompok ekstremis). Indonesia adalah negara yang tasamuh (toleransi) dan wasatiah, baik dalam akidah, syariah, maupun akhlak.
Dulu itu, lanjut Kiai Said, Rusia adalah negara yang menentang penyebaran dakwah agama, bahkan masjid-masjid di Rusia seperti kebun binatang yang jarang sekali digunakan untuk tempat beribadah, tetapi ketika Kiai Said berkunjung ke Rusia masjid-masjid di Rusia sangat banyak dan bagus.
Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Mufti Rusia dengan menggunakan bahasa Rusia, didampingi oleh penerjemah bahasa Indonesia yang berkebangsaan Rusia.
Dalam sambutannya, Mufti Rusia menjelaskan kilas Islam di Rusia yang pernah mengalami keterpurukan, terutama ketika ateisme yang dibawa oleh Uni Soviet yang kala itu menduduki Rusia.
Di akhir sambutannya, Mufti Rusia mengucapkan terima kasih kepada Kiai Said atas kerja kerasnya di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah ini demi kepentingan Islam Indonesia.
Selanjutnya Mufti Rusia memberi nasihat kepada seluruh santri Pesantren Al-Tsaqafah yang ia dapat dari gurunya.
“Mencari ilmu itu bagaikan menggali sumur dengan jarum, yang artinya kita harus bersabar sampai air dari sumur tersebut keluar,” ujar Mufti Rusia.
Mufti Rusia juga sangat mengharapkan agar pelajar Rusia dapat menuntut ilmu di Indonesia dan begitu pun sebaliknya, beliau berharap agar santri Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah dapat melanjutkan Pendidikan di kampus ternama Rusia, seperti Saint Petersburg. (nly)

