ALTSAQAFAH.ID – Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah menggelar upacara Hari Santri Nasional 2022 yang bertema “Berdaya Menjaga Kemartabatan Manusia” pada Sabtu, 22 Oktober 2022.
Para santri putra tampak memakai sarung yang menjadikan nuansa Hari Santri semakin terlihat. Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Aliyah Al-Tsaqafah K.H. Idris Soleh. Dalam membuka amanatnya, Idris Soleh mengajak peserta upacara terlebih dahulu untuk berpikir mengapa Hari Santri perlu diperingati secara seremonial?
“Revolusi Jihad yang diusung oleh beberapa santri dulu dalam berupaya merebut kemerdekaan dari penjajah adalah suatu peristiwa yang sangat bernilai dalam sejarah sehingga perlu diperingati secara seremonial. Namun, tidak sedikit juga yang merasa bahwa Hari Santri tidak perlu diperingati secara seremonial,” ujar Idris Soleh.

Selain itu, ia juga menegaskan kepada semua santri agar selalu membangun mentalitas belajar hingga akhir hayat dan mengutip beberapa maklumat dari kitab أليس الصبح بقريب karya Rektor Universitas Az-Zaitunah Tunisia, Muhammad Thahir Ibnu ‘Asyur, di antaranya salah satu alasan yang membuat pendidikan Islam menjadi terbelakang, yaitu tidak lain karena انعدام المراقبة atau kurangnya evaluasi diri.
Baca juga: Taksonomi Pendidikan ala Ibn ‘Ashur: Kajian Kitab Alaisa Assubhu Biqarib
“Oleh karena itu, kita harus selalu meningkatkan mentalitas dalam belajar sampai akhir hayat,” tambah Idris Soleh dalam amanatnya.
Upacara berlangsung begitu khidmat dan dilanjutkan dengan semarak perlombaan dalam memeriahkan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah. (Nly)

