Hadiri Wisuda Al-Tsaqafah, Menag RI: Cikal Bakal Bait Al-Hikmah Baru

Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, menghadiri prosesi Wisuda dan Kelulusan Santri angkatan ke-XI Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah pada Sabtu (23/05/2026). Pada kesempatan tersebut, ia menyebut Al-Tsaqafah memiliki potensi besar menjadi cikal bakal kebangkitan intelektual Islam layaknya Bait al-Hikmah.

Menag mengingatkan kembali masa kejayaan Islam pada rentang tahun 700-an. Ia mencontohkan Bait al-Hikmah di Baghdad yang digagas oleh Harun Al-Rasyid dan dibesarkan oleh putranya, Al-Makmun, sebelum hancur tragis pada tahun 1258 akibat serangan Hulagu Khan.

​Melihat sistem pendidikan yang diterapkan Al-Tsaqafah, Menag optimis sejarah kejayaan intelektual tersebut dapat terulang melalui rahim pesantren ini.

​”Saya tadi membayangkan Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah ini. Tadi disebutkan ada jurusan Fisika, ada Munaqasyah Bahasa Arab, kemudian ada Tahfizh Al-Qur’an. Barangkali ini adalah cikal bakal Bait al-Hikmah yang pernah mencetak sejumlah ilmuwan tersohor saat itu,” ujar Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar di hadapan para hadirin.

​Ia menegaskan bahwa tokoh-tokoh besar ilmuwan muslim dunia pada dasarnya lahir dari tradisi yang serupa dengan pesantren. Keilmuan agama dan sains mampu berjalan beriringan dan dikuasai secara mendalam oleh para santri.

​”Ada, kita kenal, dari pesantren tapi menjadi The Father of Chemistry, yaitu Jabir bin Hayyan. Itu santri. Al-Khawarizmi, The Father of the Math. Itu santri juga. Dia juga fisikawan,” tegasnya.

​Menag juga mencontohkan tokoh besar lainnya seperti Ibnu Sina yang dikenal sebagai bapak farmakologi berkat racikan obat-obatan mujarabnya, serta Al-Razi sebagai pelopor rumah sakit modern. Keduanya kembali ditekankan oleh Menag memiliki latar belakang sebagai santri pada masanya.

Pesan historis dan keilmuan tersebut memberikan dorongan moral yang kuat bagi para wisudawan angkatan ke-XI. Lulusan Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah diharapkan siap menyongsong dunia luar dengan tekad kuat untuk menjadi ulama sekaligus ilmuwan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peradaban.

media@altsaqafah.id   Postingan Lainnya